Korban Kapal Mutiara Sentosa yang terbakar terus menjadi perhatian publik setelah insiden kebakaran yang menimpa KM Mutiara Sentosa 2 di perairan sekitar Pulau Madura. Kapal penumpang yang berlayar dari Surabaya menuju Makassar itu mengalami kebakaran pada Minggu (2/8/2026) pagi saat membawa 271 orang, terdiri dari 232 penumpang dan 39 awak kapal. Kobaran api yang cepat membesar memicu kepanikan di atas kapal sehingga sebagian penumpang mengenakan jaket pelampung dan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Tim SAR, TNI AL, Polairud, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi segera melakukan operasi penyelamatan.
Berdasarkan pembaruan terbaru, Folaplaybet mencatat bahwa proses evakuasi masih berlangsung karena masih ada penumpang yang belum ditemukan. Hingga Senin, lima orang dinyatakan meninggal dunia, 238 orang berhasil diselamatkan, sementara 28 orang lainnya masih dalam pencarian. Jumlah tersebut dapat berubah seiring proses identifikasi dan operasi SAR yang masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan. Otoritas juga masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang diduga bermula dari area kendaraan di dek kapal.
Data Korban Terbaru
Hingga laporan terakhir dari tim gabungan, data sementara korban adalah sebagai berikut:
- Total penumpang dan awak kapal: 271 orang
- Berhasil dievakuasi: 238 orang
- Meninggal dunia: 5 orang
- Masih dalam pencarian: 28 orang
Data tersebut merupakan hasil pendataan sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan operasi pencarian serta proses verifikasi identitas korban.
Kronologi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2
Insiden terjadi saat kapal tengah berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Makassar.
Menurut sejumlah keterangan awal, api muncul sekitar pukul 06.00–07.00 waktu setempat. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menghasilkan asap pekat yang menyelimuti sebagian kapal sehingga penumpang diminta mengenakan pelampung.
Beberapa penumpang memilih melompat ke laut sambil menunggu bantuan datang. Kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi segera bergerak memberikan pertolongan sebelum tim SAR tiba.
Operasi Evakuasi Melibatkan Banyak Unsur
Proses penyelamatan dilakukan secara besar-besaran.
Basarnas mengerahkan kapal penyelamat, sementara TNI Angkatan Laut mengirim kapal perang untuk membantu pencarian. Polisi Perairan, kapal tunda, kapal niaga, hingga nelayan setempat juga ikut terlibat dalam proses evakuasi para korban.
Seluruh korban selamat kemudian dibawa menuju Pelabuhan Gapura Surya Nusantara di Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis dan pendataan lebih lanjut.
Dugaan Penyebab Kebakaran

Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Namun, berdasarkan kesaksian salah seorang penumpang yang selamat, api diduga pertama kali muncul dari sebuah truk di dek kendaraan sebelum akhirnya menjalar dengan cepat akibat tiupan angin dan kondisi kapal. Hingga kini, otoritas belum menetapkan penyebab resmi dan investigasi masih berlangsung.
Proses Pencarian Masih Berlangsung
Tim SAR terus menyisir wilayah laut di sekitar lokasi kejadian.
Area pencarian diperluas beberapa mil ke arah timur dan barat dari titik kebakaran. Operasi dilakukan menggunakan kapal penyelamat, kapal perang, serta dukungan helikopter untuk mempercepat pencarian korban yang masih hilang.
Operasi pencarian dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari dan dapat diperpanjang apabila masih terdapat korban yang belum ditemukan.
Penanganan Korban Selamat
Korban yang berhasil dievakuasi mendapatkan pemeriksaan kesehatan setelah tiba di pelabuhan.
Beberapa di antaranya mengalami kelelahan, sesak akibat menghirup asap, hingga luka ringan. Petugas medis melakukan pemeriksaan awal sebelum korban dipertemukan dengan keluarga masing-masing.
Posko informasi juga dibuka untuk membantu keluarga memperoleh perkembangan terbaru mengenai proses pencarian dan identifikasi korban.
Investigasi Resmi Dilakukan
Selain fokus pada pencarian korban, pemerintah juga mulai melakukan investigasi terhadap penyebab kebakaran.
Pemeriksaan akan mencakup kondisi kapal, sistem keselamatan, muatan kendaraan, hingga kronologi munculnya api. Hasil investigasi diharapkan menjadi dasar evaluasi guna meningkatkan keselamatan pelayaran di Indonesia.
Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan kapal penumpang, mengingat transportasi laut masih menjadi moda utama di banyak wilayah kepulauan.
Korban Kapal Mutiara Sentosa yang terbakar hingga pembaruan terbaru tercatat 5 orang meninggal dunia, 238 orang berhasil diselamatkan, dan 28 orang masih dalam pencarian dari total 271 orang yang berada di atas kapal. Operasi SAR masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwenang. Masyarakat diharapkan mengikuti perkembangan melalui informasi resmi karena jumlah korban dapat berubah seiring berjalannya proses evakuasi dan identifikasi.
FAQ
Berapa jumlah korban meninggal KM Mutiara Sentosa 2?
Hingga pembaruan terbaru, 5 orang dinyatakan meninggal dunia.
Berapa orang yang berhasil diselamatkan?
Sebanyak 238 orang telah berhasil dievakuasi dengan selamat.
Masih adakah korban yang dicari?
Ya. Tim SAR masih mencari 28 orang yang belum ditemukan.
Ke mana tujuan KM Mutiara Sentosa 2?
Kapal berlayar dari Surabaya menuju Makassar saat insiden terjadi.
Apa penyebab kebakaran kapal?
Penyebab resmi masih diselidiki. Dugaan awal menyebut api berasal dari sebuah truk di dek kendaraan, namun investigasi masih berlangsung.

Leave a Reply